Berita Mission 15 Desember 2018-Hidup oleh Iman

Hidup oleh Iman

Sebuah pernikahan dapat menjadi kacau. Contohnya adalah Yoyo, seorang guru sekolah menengah atas dari India yang bekerja di Ibu Kota Thailand, Bangkok.

Istrinya adalah orang Filipina mengajar di sebuah sekolah Advent di Korat, sebuah kota yang berjarak 5 jam mengemudi dari Bangkok. Anak mereka yang masih kecil tinggal bersama istrinya di Korat.




Yoyo mendukung pengaturan ini pada mulanya, Ia mendapatkan uang banyak dari mengajar kelas komputer di sebuah sekolah swasta di Bangkok, Ia juga mengajar di seminar-seminar Teknologi Informatika (Tl) sebagai sampingan, dan mendapatkan lebih banyak lagi uang. Jadi, ia memutuskan untuk tinggal di Bangkok ketika istrinya, Carla, mendapat tawaran pekerjaan sebagai guru taman kanak-kanak di Adventist International Mission School di Korat.

Tetapi selang beberapa waktu, Yoyo menyadari bahwa ia tidak menyukai sebuah pernikahan yang kacau. Meskipun ia memiliki banyak uang, ia tidak suka bekerja lima hari dalam seminggu di Bangkok dan pulang ke Korat untuk berakhir pekan. Ia ngeri membayangkan harus menyetir ke Bangkok setiap Minggu petang, Ia memutuskan untuk mencari kerja di Korat. Tetapi karena beberapa alasan, ia tidak mendapatkan pekerjaan. Yoyo merasa bahwa ia memenuhi syarat untuk pekerjaan apa saja, dan ia kebanjiran tawaran pekerjaan mengajar di Bangkok. Tetapi tidak ada yang memberinya pekerjaan di Korat.

Suatu ketika, sebuah sekolah di Korat menelepon sekolah tempat Yoyo bekerja di Bangkok tentang sebuah tawaran pekerjaan tetapi diberitahukan: "Tidak, ia sudah meneken kontrak dengan kami."

Tidak ada hasil apa pun selama tiga tahun.

Ke Halaman 2

Ke Halaman 3

Komentar