JANGAN DENGARKAN SUARA-SUARA LAIN
“Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus. Ada orang yang menjadi gusar dan berkata seorang kepada yang lain: ‘Untuk apa pemborosan minyak narwastu ini? Sebab minyak ini dapat dijual tiga ratus dinar lebih dan uangnya dapat diberikan kepada orang-orang miskin.’ Lalu mereka memarahi perempuan itu”—Markus 14: 3-5.
TERKADANG, PEMBERIAN KITA KEPADA ALLAH TIDAK MENDAPAT DORONGAN SEMANGAT YANG KITA HARAPKAN DARI SAUDARA DAN SAUDARI KITA; SEBALIKNYA, MEREKA JUSTRU MEMBERIKAN KRITIKAN.
Gantinya memberikan dorongan,yang menyaksikan malah membuangnya dan “mereka mengkritiknya dengan tajam." Terkadang, pemberian kita kepada Allah tidak mendapat
dorongan semangat yang kita harapkan dari saudara dan saudari kita; Sebaliknya, mereka justru memberikan kritikan. Gantinya mereka akan memuji Tuhan, mereka menunjukkan sikap tidak senang.
Di tengah-tengah kritikan ini, Yesus berkata, “Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? Ia telah melakukan suatu pekerjaan yang baik pada-Ku.” Jangan berkecil hati. Yesus menguatkan semua orang yang memberi untuk tujuan pekerjaan-Nya, “baik sekali perbuatanmu itu.” Jangan biarkan apa pun menghentikan Anda dari memberi untuk tujuan Tuhan. Segera ketika Yesus datang Anda akan mendengar Dia berkata, “Baik sekali perbuatanmu, hai hamba yang baik dan setia" (Mat. 25:23).
Panggilan:
Marilah kita memberi dengan murah hati sekarang ini. Jika Anda tidak memiliki sesuatu untuk diberikan pada saat ini, rencanakan Sabat yang akan datang, atau di waktu mendatang karena memberi adalah melakukan pekerjaan yang baik.

Komentar
Posting Komentar