PENJAGA YANG TIDAK PERNAH TERTIDUR

 03 MEI

PENJAGA YANG TIDAK PERNAH TERTIDUR

"Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel" —Mazmur 121: 4.

Tuhan tidak pernah menganggap remeh perbuatan-perbuatan baik, tindakan penyangkalan diri, yang dilakukan oleh gereja di masa lalu. Semua tercatat di surga. Tetapi ini tidak cukup. Hal Ini tidak akan menyelamatkan gereja ketika dia berhenti untuk memenuhi misinya. Kecuali pengabaian dan ketidakpedulian yang mengerikan yang ditunjukkan di masa lalu dihentikan, gereja, alih-alih berkembang dari kekuatan kepada keperkasaan, akan terus merosot menjadi lemah dan formalitas. Akankah kita membiarkan ini terjadi? Apakah kelambanan yang tumpul, kemerosotan kasih dan semangat kerohanian yang menyedihkan, yang ada saat ini, akan diabadikan? Apakah ini kondisi di mana Kristus menemukan gereja-Nya?

Saudara-saudara, pelitamu sendiri pasti akan berkedip dan menjadi redup, sampai padam dalam kegelapan, kecuali jika engkau melakukan upaya yang tegas untuk memperbaruinya. "Karena itu ingatlah dari mana kamu jatuh, dan bertobat, dan lakukan pekerjaanmu yang mula-mula." Kesempatan yang sekarang disajikan mungkin singkat. Jika masa rahmat dan pertobatan ini berlalu tanpa perbaikan, peringatan diberikan, "Aku akan segera datang kepadamu, dan akan menyingkirkan kaki dianmu dari tempatnya." Kata-kata ini diucapkan oleh Dia Yang Panjang Sabar. Itu adalah peringatan serius bagi gereja-gereja dan individu-individu, bahwa Penjaga yang tidak pernah tertidur sedang mengukur arah tindakan mereka. Oleh karena kesabaran-Nya yang luar biasalah mereka tidak ditebang sebagai yang tumbuh percuma di tanah. Akan tetapi Roh-Nya tidak akan selalu berjuang. Kesabarannya akan menunggu tetapi tinggal sedikit lebih lama.

Pada hari terakhir, Hakim seluruh bumi akan menjatuhkan keputusan final atas perhatian kita, dan tindakan kita kepada yang membutuhkan, bagi mereka yang ditindas, dan dicobai. Engkau tidak dapat selalu mengabaikan hal-hal ini dan mencari jalan masuk sendiri sebagai orang berdosa yang ditebus, ke dalam kota Allah. "Sebab," kata Kristus, "segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku."

Namun belum terlambat untuk menebus hal-hal yang sudah diabaikan pada masa lalu. Biarlah ada kebangkitan cinta mula-mula, semangat yang pertama. Temukan mereka yang telah engkau usir; ikatlah hubungan melalui pengakuan atas luka-luka yang telah engkau sebabkan. Mendekatlah ke Hati yang agung dan penuh kasih sayang, dan biarkan arus belas kasihan Ilahi itu mengalir ke dalam hatimu, dan darimu ke dalam hati orang lain—Review and Herald, 30 November 1886.

Renungkan Lebih Dalam: Apakah ada yang menghalangimu untuk bersaksi kepada orang-orang yang engkau temui dari hari ke hari?

Komentar