PENAKLUK YANG MENUNTUT KEMENANGAN

 11 JANUARI


PENAKLUK YANG MENUNTUT KEMENANGAN

"Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya"—Yesaya 40: 29.

Tujuan utama Setan ialah menyesatkan manusia ke dalam dosa, dan kemudian meninggalkan dia, gemetar, dan tanpa daya, membuatnya takut mencari pengampunan. Tetapi mengapa kita harus takut, bila Allah telah berkata, "Kecuali kalau mereka mencari perlindungan kepada-Ku dan mencari damai dengan Aku , ya mencari damai dengan Aku!" Setiap persediaan telah diadakan bagi kelemahan-kelemahan kita, setiap penghiburan . menawarkan kepada kita untuk datang kepada Kristus.

Kristus mempersembahkan tubuh-Nya yang remuk untuk membeli pusaka Allah, untuk memberikan kesempatan yang lain kepada manusia. "Karena itu la sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka." Oleh kehidupan-Nya yang tiada bercela, penurutan-Nya, kematian-Nya di salib Golgota, Kristus menjadi Pengantara bagi bangsa yang tersesat. Dan sekarang, bukan sekadar sebagai Pemohon, Penghulu keselamatan kita mengantarai bagi kita, melainkan sebagai Penakluk yang menuntut kemenangan-Nya. Pengorbanan-Nya sempurna dan sebagai Pengantara kita Ia melaksanakan pekerjaan yang telah ditetapkan-Nya sendiri, memegang di hadapan Allah pedupaan yang berisi jasa-jasa-Nya sendiri yang tidak bercela dan doa pengakuan serta terima kasih dari umat-Nya. Diharumi dengan wangi-wangian ke-benaran-Nya, naik kepada Allah seperti hidangan yang manis. Persembahan itu diterima sepenuhnya dan pengampunan meliputi semua pelanggaran.

Kristus telah menyanggupi diri-Nya untuk menjadi pengganti serta jaminan, dan tidak diIalaikan-Nya seorang pun. Ia yang tak dapat melihat umat manusia terpapar pada kehancuran yang abadi tanpa mencurahkan nyawa-Nya untuk mati bagi mereka itu, memandang dengan rasa pengasihan dan kasih sayang kepada setiap jiwa yang menyadari bahwa ia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri, Ia tidak akan memandang kepada seorang pemohon yang gemetar tanpa mengangkatnya, Ia yang perantaraan grafirat-Nya sendiri telah menyediakan bagi manusia suatu persediaan Ilahi dari kekuatan moral, tidak akan gagal untuk menggunakan kuasa-Nya bagi kita. Kita dapat membawa dosa-dosa dan kesusahan kita ke kaki-Nya: karena Ia mengasihi kita. Setiap pandangan serta firman-Nya mengundang keyakinan kita, Ia akan membentuk dan menempa tabiat kita sesuai dengan kehendak-Nya sendiri.

Dalam segenap kekuatan Setan tidak ada kuasa yang dapat mengalahkan satu jiwa yang dengan kepercayaan yang sederhana menyerahkan dirinya kepada Kristus. "Dia memberikan kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya"—Seri Membina Keluarga, jld. 5, hlm. 116, 117.

Renungkan Lebih Dalam: Bagaimana saya dapat mengakses "persediaan kekuatan moral yang tak terbatas" dari Kristus?

Komentar