SUKACITA BUMI BARU—DOSA DIBUANG

SUKACITA BUMI BARU—DOSA DIBUANG

"Padang gurun dan padang kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorak dan berbunga" (Yesaya 35: 1).

Di dalam Alkitab, warisan orang-orang yang diselamatkan disebut suatu "tanah air." Di sana Gembala surgawi menuntun gembalaan-Nya ke mata air hidup. Pohon hidup memberikan buahnya setiap bulan, dan daun pohon itu adalah untuk keperluan bangsa-bangsa. Di sana ada sungai-sungai yang airnya terus mengalir, jernih bagaikan hablur atau kristal, dan di tepi-tepi sungai itu ada pepohonan yang melambai-lambai yang memberikan bayang-bayangnya ke jalan-jalan yang telah disediakan bagi umat tebusan Tuhan. Di sana dataran-dataran luas terhampar sampai ke bukit-bukit yang indah dan gunung-gunung Allah berdiri dengan puncak-puncaknya yang tinggi. Di dataran-dataran yang tenang dan damai ini, di samping sungai-sungai yang hidup, umat Allah, yang telah lama mengembara dan menjadi musafir mendapatkan tempat tinggal mereka—Alfa dan Omega, jld. 8, hlm. 713. "Mereka pulang ke rumah ke Sion bernyanyi, dimahkotai dengan sukacita tanpa akhir; sukacita dan kegembiraan menguasai mereka, kesedihan dan keluh kesah meninggalkan mereka."

"Biarlah gurun dan tanah tandus bergembira, biarkan padang rumput bersukacita dan berbunga, berbunga seperti bunga Narkissos, dan berdering dengan sukacita" (Yesaya 35: 10, 1, Moffatt).

Komentar