Misi kepada Orang yang Berkuasa

 Misi kepada Orang yang Berkuasa

Yesus tahu bagaimana membuat persahabatan dengan orang yang berkuasa. Dia dikagumi dan dihormati oleh banyak orang seperti ini dan, di saat yang sama, Dia dibenci oleh banyak orang. Orang-orang berkuasa dalam Kitab Suci yang datang kepada Yesus untuk mencari pertolongan tentu saja merasakan bagaimana Dia peduli kepada mereka. Dan juga, banyak orang yang kaya dan berkuasa tidak datang secara terbuka kepada Yesus; mereka menunggu sampai mereka yakin bahwa Yesus benar-benar adalah Anak Allah. Seperti itulah kasus yang dialami baik oleh Nikodemus dan Yusuf dari Arimatea.

Bacalah Matius 27: 57-60 (lihat juga Mrk. 15: 43-47; Luk. 23: 50-53, dan Yoh. 19: 38-42). Apakah yang disampaikan oleh cerita ini kepada kita tentang bagaimana Tuhan menggunakan seorang yang kaya yang secara nyata telah menerima pengaruh dari Yesus?

Sampai saat ini, kita tidak pernah mendengar tentang Yusuf dari Arimatea. Tiba-tiba orang kaya ini muncul, entah dari mana, dan digunakan untuk membantu menggenapkan nubuatan. Allah telah menggunakan dan akan terus menggunakan orang kaya untuk maksud-maksud-Nya. Itulah sebabnya, kita harus memiliki sebuah misi untuk mereka juga.

Bagaimana memulai bisa menjadi salah satu dari tahap yang paling sulit dalam hal membuat persahabatan dengan orang-orang yang berkuasa. Secara umum, adalah lebih baik tidak mencari mereka; biarkan mereka yang datang pada Anda. Yesus melakukan hal ini; mereka menjadi seorang saksi untuk pekabaran-Nya, penyembuhan-Nya, dan kuasa-Nya yang dari Allah. Mereka diyakinkan di balik layar bahwa Dia sungguh-sungguh adalah Anak Allah.

Orang-orang yang berkuasa akan berusaha untuk bermitra dengan pelayanan sejati oleh karena beberapa alasan. Mereka ingin menjadi bagian dari sesuatu yang berguna yang bisa mengubah kehidupan dari banyak orang. Ini adalah satu cara yang mereka tahu bisa juga mengubah kehidupan mereka. Hal ini menghasilkan satu cara halus bagi orang yang kaya dan orang berkuasa untuk mendapatkan pertolongan yang mereka butuhkan tanpa harus secara terbuka menyatakan kebutuhan mereka.

Fase kedua adalah dengan memulaikan sebuah pelayanan yang mumi sebagai satu jalan yang bisa membuat orang kaya dan berkuasa menjadi bagian dari pelayanan Allah. Luangkan waktu untuk berinvestasi dalam kehidupan orang kaya dan orang berkuasa yang ada di lingkungan masyarakat Anda.

Tantangan: Tambahkan dalam daftar doa pribadi Anda seseorang yang berkuasa, yang belum percaya, dan yang bisa memiliki kontak dengan Anda dari waktu ke waktu.

Tantangan Lebih Besar: Tuliskan sebuah surat atau surel kepada seseorang yang memiliki kekuasaan—bahkan jika dia adalah seseorang yang belum pernah Anda temui—dan sampaikan kepada orang tersebut bahwa Anda berdoa untuknya.

Komentar