DAMAI DAN SUKACITA DALAM ROH

DAMAI DAN SUKACITA DALAM ROH

"Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus" (Roma 14: 17).

Merupakan hak istimewa setiap orang Kristen untuk menikmati tuntunan Roh Allah yang dalam. Kedamaian surgawi yang manis akan meliputi pikiran, dan Anda akan suka merenungkan tentang Tuhan dan surga. Anda akan mengenyangkan diri dengan janji-janji mulia dari Firman-Nya—Testimonies for the Church, jld. 1, hlm. 159.

Bila Roh Allah mengendalikan pikiran dan hati, jiwa yang bertobat bersorak dengan suatu nyanyian yang baru; karena ia menyadari bahwa dalam pengalamannya janji Allah telah digenapi, bahwa pelanggarannya telah diampuni, dosanya telah ditutupi. Ia telah mengadakan pertobatan kepada Allah karena pelanggaran hukum Ilahi, dan iman kepada Kristus, yang mati untuk pembenaran manusia. "Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus"—Alfa dan Omega, jld. 7, hlm. 402.

Ada kedamaian dalam percaya, dan sukacita dalam Roh Kudus. Percaya membawa kedamaian, dan percaya kepada Tuhan membawa sukacita. Percaya, percaya! Jiwaku berkata, percaya. Istirahatlah di dalam Tuhan. Dia mampu memelihara apa yang untuknya Anda telah berkomitmen untuk menyerahkannya kepada-Nya. Dia akan membawa Anda lebih daripada pemenang melalui Dia yang telah mengasihi Anda—Testimonies for the Church, jld. 2, hlm. 319.

Komentar