SIDA-SIDA ITU BERSUKACITA ATAS PERTOBATANNYA

SIDA-SIDA ITU BERSUKACITA ATAS PERTOBATANNYA

"Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia" (Kisah Para Rasul 8:3 8).

" Adalah seorang Etiopia, seorang sida-sida, pembesar dan kepala  perbendaharaan Sri Kandake, ratu negeri Etiopia, yang pergi ke Yerusalem untuk beribadah. Sekarang orang itu sedang dalam perjalanan pulang dan duduk dalam keretanya sambil membaca kitab nabi Yesaya." Orang Etiopia ini adalah seorang yang berkedudukan baik dan berpengaruh luas. Allah melihat bahwa bila ia bertobat akan memberikan kepada orang lain terang yang diterimanya dan akan memberikan pengaruh yang sesuai dengan Injil .... Oleh tuntunan Roh Kudus, Tuhan membawa dia terjamah oleh dia yang dapat memimpinnya ke dalam terang.

Filipus dipimpin untuk pergi kepada orang Etiopia itu dan menerangkan kepadanya nubuatan yang sedang dibacanya.... Hati orang itu sangat terharu sementara Kitab Suci diterangkan kepadanya; dan bila murid itu sudah selesai, ia sudah sedia untuk menerima terang yang diberikan. Ia tidak menjadikan kedudukan yang tinggi secara duniawi suatu maaf untuk menolak Injil. "Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan tiba di suatu tempat yang ada air. Lalu kata sida-sida itu: 'Lihat, di situ ada air; apakah halangannya jika aku dibaptis?' Sahut Filipus: 'Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh.' Jawabnya: 'Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.' Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus, maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia."

Dan setelah mereka ke luar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita—Alfa dan Omega, jld. 7, hlm. 90, 91.

Komentar