ISRAEL BERSUKACITA ATAS SEGALA KEBAIKAN TUHAN

ISRAEL BERSUKACITA ATAS SEGALA KEBAIKAN TUHAN

"Lalu Salomo mengadakan perayaan pada waktu itu juga, di hadapan TUHAN, Allah kita, selama tujuh hari, bersama-sama dengan seluruh Israel, suatu jemaah yang besar, dari jalan masuk ke Hamat sampai sungai Mesir. Pada hari yang kedelapan disuruhnya bangsa itu pergi, maka mereka memohon berkat untuk raja, lalu pulang ke kemah mereka sambil bersukacita dan bergembira atas segala kebaikan yang telah dilakukan TUHAN kepada Daud, hamba-Nya, dan kepada orang Israel, umat-Nya" (7 Raja-Raja 8: 65, 66).

Bangunan yang mempunyai keindahan dan kemuliaan yang tiada tandingannya adalah bangunan mewah yang didirikan oleh Salomo dan pembantu-pembantunya bagi Allah dan kebaktian-Nya.

Dihiasi dengan batu-batu permata, dikelilingi oleh ruangan-ruangan yang serba luas dengan jalan yang bagus sekali, dilengkapi dengan kayu aras berukir yang disalut dengan emas, susunan rumah sembahyang itu, dengan hiasan-hiasan gantung yang dibordir, dan dilengkapi secara mewah, adalah suatu lambang yang cocok dari gereja Allah yang hidup di atas bumi, yang sepanjang zaman telah dibangun sesuai dengan pola Ilahi, dengan bahan-bahan yang dihubungkan pada "emas, perak, batu-batu permata," "yang dipahat untuk bangunan istana"—Alfa dan Omega, jld. 3, hlm. 29.

"Demikianlah raja dan seluruh bangsa menahbiskan rumah Allah" (2 Tawarikh 7: 1 -5). Selama tujuh hari orang-orang yang datang dari berbagai pelosok kerajaan, "dari jalan masuk ke Hamat sampai ke sungai Mesir," "suatu jemaat yang amat besar," mengadakan pesta bersukaria. Minggu berikutnya orang banyak yang bergembira itu merayakan Pesta Pondok Daun-daunan. Pada akhir perayaan penahbisan mazbah dan pesta pondok daun bangsa itu pulang ke rumah mereka, sambil bersukacita dan bergembira atas kebaikan yang telah dilakukan TUHAN kepada Daud, kepada Salomo, dan kepada orang Israel, umat-Nya"—Alfa dan Omega, jld. 3, hlm. 34, 35.

Komentar