Kita Adalah Jemaat dari Allah yang Hidup


  Kita Adalah Jemaat dari Allah yang Hidup

Mengapa penting dan menggairahkan untuk menjadi bagian dari gereja Allah? Efesus 3.

Kita didorong ketika kita mendengar anggota gereja mengatakan hal-hal positif tentang gereja. Namun, yang paling antusias di antara kita tidak termasuk dalam kesaksian Paulus dalam Efesus 3 tentang gereja. Paulus menyampaikan doa-doanya pada orang-orang percaya di Efesus (Ef. 3: 1; bandingkan Ef 1: 15-23) tetapi memutuskan untuk membahas penciptaan Allah atas gereja (Ef. 3: 2-13), dan kemudian melengkapi laporan doanya (Ef. 3: 14-21). Sepanjang jalan kita memahami hal-hal penting tentang “rencana” atau “misteri” Allah:

Dalam kekekalan, Allah memahami “rahasia” atau “rencana” mengenai gereja (Ef. 3: 3-5, 9, 11).

Melalui kehidupan dan kematian Yesus, rencana yang telah lama tersembunyi itu “tercapai” (Ef. 3: 11; bandingkan Ef 2:11-22).

• Melalui wahyu, Paulus belajar “rahasia” gereja dan fakta yang mencengangkan bahwa orang bukan Yahudi harus menjadi mitra penuh di dalamnya (Ef. 3: 3-6).

Paulus berperan serta dalam menyebarkan kabar baik ini sebagai pengkhotbah kepada orang-orang bukan Yahudi tentang “kekayaan Kristus yang tidak terduga itu” (Ef. 3: 8, 9).

Dengan banyak yang dimenangkan kepada Kristus, gereja, yang disusun sebagaimana adanya baik dari orang Yahudi maupun orang bukan Yahudi, menampilkan “berbagai ragam hikmat” kepada “pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa di sorga” (Ef. 3: 10), mengumumkan malapetaka mereka yang akan datang (bandingkan Ef. 6: 10-20). Rencana untuk mempersatukan segala sesuatu di dalam Kristus (Ef. 1: 10) sedang berlangsung, dan waktu mereka singkat.

Pemahaman tentang gereja ini memotivasi Paulus untuk berdoa bagi orang percaya. Mengapa tidak membayangkan dia berdoa sebuah doa yang tulus dari Ef. 3: 14-21 tentang Anda? Mengapa tidak membayangkan dia berdoa agar Anda akan “dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah” (Ef. 3: 19) dan seutuhnya berpartisipasi dalam rahasia yang menakjubkan dan membuka rahasia sebuah gereja yang bersatu?

Apa sajakah jenis penghalang antara orang percaya di gereja kita yang, berdasarkan apa yang telah Paulus tulis, seharusnya tidak ada di sana? Apakah yang dapat Anda lakukan untuk membantu menghapusnya?

      

Komentar