KARENA ITU MENGHILANGKAN KESUSAHAN


 KARENA ITU MENGHILANGKAN KESUSAHAN

"Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi!" (Yakobus 5: 13).

Besarlah berkat yang diterima manusia yang menyambut lagu pujian. Betapa sering dalam pengalaman rohani sejarah ini diulangi! Betapa sering dengan kata-kata dalam nyanyian kudus, terungkaplah dalam jiwa benih pertobatan dan iman, pengharapan dan kasih serta sukacita!—Seri Membina, jld. 3, hlm. 148.

Yesus menjadi teladan kita—Alfa dan Omega, jld. 5, hlm. 65.

Ia tidak pernah begitu sibuk dengan urusan duniawi sehingga tidak ada lagi waktu atau pikiran untuk hal-hal surga. Kerap kali Ia menyatakan kesukaan hati-Nya oleh menyanyikan Mazmur dan nyanyian surga. Acapkali penduduk Nazaret mendengar suara-Nya menyanyikan pujian dan ucapan syukur kepada Allah. Ia mengadakan hubungan dengan surga dalam nyanyian; dan apabila kawan-kawan-Nya mengeluh karena lelah dari pekerjaan, mereka itu diriangkan oleh nyanyian yang merdu dari bibir-Nya. Nyanyian pujian-Nya itu tampaknya mengusir malaikat-malaikat yang jahat, dan, seperti halnya dengan dupa, memenuhi tempat itu dengan keharuman. Pikiran para pendengar-Nya dibawa dari tempat buangan di dunia ini, ke rumah yang di surga—Alfa dan Omega, jld. 5, hlm. 64.

Komentar