Renungan Pagi 28 Februari 2023 - DALAM ROH KASIH YANG MENGORBANKAN DIRI

DALAM ROH KASIH YANG MENGORBANKAN DIRI

"Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh" (Yohanes 15: 11).

Sukacita Juruselamat kita adalah dalam mengangkat dan menebus manusia yang jatuh dalam dosa. Dalam hal ini. Dia tidak memedulikan hidup-Nya sendiri, tetapi rela memikul salib dan tidak memedulikan rasa malu—Langkah kepada Kristus, hlm. 130.

Di hadapan-Nya Ia senantiasa melihat hasil tugas-Nya. Kehidupan-Nya di dunia yang penuh dengan pekerjaan berat dan pengorbanan diri, digembirakan oleh harapan bahwa tidaklah sia-sia Ia menanggung segala penderitaan ini. Dengan memberikan hidup-Nya demi hidup manusia. Ia akan mengembalikan dunia kepada kesetiaan terhadap Allah—Alfa dan Omega, jld. 6, hlm. 17, 18.

Terwujudnya tugas yang untuk pelaksanaannya Ia telah meninggalkan surga, menguatkan Juruselamat untuk pekerjaan-Nya, serta mengangkat Dia melebihi segala kebutuhan kemanusiaan. Melayani seseorang yang sedang lapar dan haus akan kebenaran lebih menyenangkan bagi-Nya daripada makan atau minum. Itulah suatu penghiburan, suatu penyegaran bagi-Nya. Kebajikan adalah nyawa jiwa-Nya—Alfa dan Omega, jld. 5, hlm. 192.

Roh kasih Kristus yang rela berkorban adalah roh yang memenuhi surga dan merupakan inti dari kebahagiaan surga. Inilah roh yang akan dimiliki para pengikut Kristus, inilah pelayanan yang akan mereka lakukan—Langkah kepada Kristus, hlm. 132.


Komentar