Renungan Pagi 15 Februari 2023 - KELEPASAN DARI PENDERITAAN DAN MURKA-NYA

KELEPASAN DARI PENDERITAAN DAN MURKA-NYA

"Ia membawa aku ke luar ke tempat lapang, Ia menyelamatkan aku, karena Ia berkenan kepadaku" (Mazmur 18:20).

Kristus senang mengambil bahan yang kelihatannya tidak berpengharapan, mereka yang direndahkan setan dan melalui siapa ia bekerja, dan menjadikan mereka rakyat kasih karunia-Nya. Ia gembira melepaskan mereka dari penderitaan, dan dari murka yang akan menimpa yang durhaka—Pelayan Injil, hlm. 443.

Dunia adalah bengkel di mana, melalui kerja sama manusia dan agen Ilahi, Yesus membuat eksperimen melalui kasih karunia dan belas kasihan Ilahi-Nya atas hati manusia. Malaikat tercengang ketika mereka melihat perubahan karakter yang terjadi pada mereka yang menyerahkan diri kepada Tuhan— Testimonies to Ministers, hlm. 49.

Ragi kebenaran mengerjakan perubahan dalam segenap diri manusia itu, yang keras diperhalus, yang kasar dilembutkan, yang mementingkan diri menjadi dermawan. Olehnya hal-hal yang najis disucikan, dibasuh dalam darah Anak Domba. Perantaraan kuasa yang memberi hidup, itu membawa segala sesuatu yang terdapat dalam pikiran dan jiwa dan kekuatan ke dalam persesuaian dengan kehidupan Ilahi. Manusia dengan sifat manusianya turut mengambil bagian dari Keilahian. Kristus dihormati dalam keunggulan dan kesempurnaan tabiat. Manakala perubahan-perubahan ini berhasil, malaikat-malaikat mengumandangkan lagu pujian, maka Allah dan Kristus bersukacita atas jiwa-jiwa yang dibentuk serupa dengan Ilahi—Seri Membina, jld. 5, hlm. 71.


Komentar