SEMUA AKAN BERIBADAH PADA HARI SABAT



SEMUA AKAN BERIBADAH PADA HARI SABAT

"Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman TUHAN' (Yesaya 66:23).

Saudara-saudara sepengembaraan, kita masih tetap di tengah-tengah bayang-bayang dan kekalutan kegiatan-kegiatan duniawi; tetapi segera Juruselamat kita akan datang untuk membawa kelepasan dan kelegaan. Marilah kita memandang dengan iman pada kebahagiaan yang akan datang itu sebagaimana yang digambarkan oleh tangan Allah,Iayang telah mati karena dosa-dosa dunia sedang membuka lebar-lebar pintu-pintu gerbang Firdaus kepada semua orang yang percaya pada-Nya. Segera peperangan akan berakhir, dan kemenangan diraih. Segera kita akan melihat Dia kepada siapa pengharapan kita akan hidup yang kekal dipusatkan. Dan di hadirat-Nya kesusahan-kesusahan dan penderitaan-penderitaan kehidupan ini akan tampak tidak ada artinya. Perkara-perkara yang lama "tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi dalam hati"....

Bangsa-bangsa yang diselamatkan tidak akan mengetahui hukum lain selain dari hukum surga. Semua akan menjadi suatu keluarga yang bersatu berbahagia, dibungkus dengan pakaian pujian dan ucapan syukur. Di atas pemandangan itu bintang-bintang fajar akan menyanyi beramai-ramai, anak-anak Allah akan bersorak karena sukacita, sementara Allah dan Kristus akan bersatu dalam memaklumkan, "Di sana tidak akan ada lagi dosa, bahkan kematian pun tidak akan ada di sana"—Alfa dan Omega, jld. 4, hlm. 315, 316.

Pada mula pertama Bapa dan Anak telah beristirahat pada hari Sabat setelah menyelesaikan pekerjaan penciptaan .... Bila akan ada suatu "waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu," penciptaan Sabat, yakni hari ketika Yesus beristirahat di kubur Yusuf, akan senantiasa menjadi hari perhentian dan kesukaan.

Surga dan bumi akan bersatu dalam puji-pujian, sebagaimana "Sabat berganti kepada Sabat" bangsa-bangsa yang diselamatkan akan tunduk menyembah Allah dan Anak Domba dengan kegirangan—Alfa dan Omega, jld. 4, hlm. 419, 420.

 

Komentar