PENCIPTA KITA AKAN MENEBUS KITA



 PENCIPTA KITA AKAN MENEBUS KITA

"Tetapi sekarang, beginilah firman TUHAN yang menciptakan engkau, hai Yakub, yang membentuk engkau, hai Israel: 'Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku" (Yesaya 43:1).

Sementara gembala itu menuntun kawanan dombanya melalui bukit-bukit yang berbatu-batu, melalui hutan dan jurang yang berbahaya, ke pelosok-pelosok yang berumput di tepi sungai; ketika ia menjaga domba-domba itu di gunung-gunung sepanjang malam yang sepi, melindunginya dari perampok; merawat yang sakit dan lemah dengan lemah lembut, hidupnya menjadi satu dengan domba-domba itu. Suatu ikatan yang kuat dan lembut menyatukannya dengan domba-domba yang digembalakannya. Meskipun kawanan domba itu besar, gembala itu mengenal setiap domba. Masing-masing mempunyai nama, dan menyambut bila gembala memanggil namanya. Sebagaimana seorang gembala duniawi mengenal domba-dombanya, demikian juga Gembala Ilahi mengenal kawanan domba-Nya yang tersebar di seluruh dunia .... Yesus berkata: "Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku."

Yesus mengenal kita secara pribadi, dan terharu dengan kelemahan kita,Iamengenal kita semua dengan nama kita,Iamengetahui rumah yang kita huni, serta nama setiap penghuni. Kadang-kadangIamemberikan petunjuk kepada hamba-hamba-Nya untuk pergi ke suatu jalan di suatu kota, ke suatu rumah, untuk mencari salah satu domba-Nya.

Setiap jiwa dikenal benar oleh Yesus seolah-olah bagi dia saja satu-satunya Juruselamat sudah mati. Kesedihan setiap orang mengharukan hati-Nya. Seruan untuk minta pertolongan sampai ke telinga-Nya.Iadatang untuk menarik semua manusia kepada-Nya. la menyuruh mereka, "Ikutlah Aku," dan Roh-Nya menggerakkan hati mereka untuk menarik mereka datang kepada-Nya. Banyak orang enggan datang kepada-Nya. Yesus mengenal siapa mereka itu. la pun mengenal siapa yang mendengar panggilan-Nya dengan sukacita, dan bersedia datang di bawah penjagaan-Nya ....Iamenaruh perhatian kepada masing-masing seolah-olah tidak ada yang lain di permukaan bumi ini—Alfa dan Omega, jld. 6, hlm. 96, 97.


Komentar