Berita Mission 13 Februari 2021 - Bolos Sekolah untuk Gereja

 

Bolos Sekolah untuk Gereja

Yelena yang berusia sebelas tahun sedang berjalan pulang dari sekolah di Dmitrovgrad, Rusia, pada Sabtu siang ketika dia tiba-tiba teringat bahwa dulu dia sering ke gereja pada hari Sabtu.

Dia sudah lama tidak memikirkan gereja, dan entah mengapa dia berpikir tentang gereja sekarang. Dan keinginan yang tidak biasa muncul dalam benaknya untuk pergi ke gereja. Dia pun menelepon ibunya.

"Ibu, ingatkah dulu kita selalu pergi ke gereja pada hari Sabat?" dia berkata. "Bisakah aku pergi ke sana sekarang?"

"Tentu saja, kamu bisa pergi," kata ibu. "Kamu tidak perlu bertanya."

Yelena tiba tepat ketika khotbah dimulai. Dia menyelinap duduk di kursi belakang dan mulai mendengarkan. Setelah selesai ibadah, dia melihat guru Sekolah Sabatnya yang dulu.

"Datang lagi yah" kata guru itu.

Yelena tersenyum malu-malu.

Dia memang ingin kembali.

Orang tua Yelena bercerai ketika dia masih kecil, tetapi mereka masih sering membawanya ke gereja sampai dia berusia 5 tahun. Kemudian mereka merasa jemu melihat satu sama lain di gereja dan semuanya berhenti pergi ke gereja. Yelena bersekolah di sekolah pemerintah dan mengikuti kelas enam hari seminggu, dari Senin hingga Sabtu.

Segera setelah sekolah berakhir pukul 13.00 pada Sabat berikutnya, Yelena langsung menuju ke gereja. Dia tidak mengerti isi khotbah, tetapi dia mencoba untuk memahaminya. Dia merasa senang berada di gereja tempat dia biasa beribadah saat masih kecil. Dia

Tips Cerita
> Yelena tidak diidentifikasikan dengan nama belakangnya karena Misi Advent tidak mempublikasikan nama keluarga anak di bawah umur.
> Tonton Yelena di YouTube: bit.lyYelena-ESD.
> Unduh foto di Facebook (bit.ly/fb-mq).
> Unduh Pos Misi dan Fakta Singkat ESD di: bit.ly/2021-ESD.

Fakta Singkat
> Tarian rakyat adalah bagian penting dari kebudayaan Rusia, dan salah satu tarian yang paling mengesankan adalah tarian jongkok, biasanya dilakukan oleh laki-laki, yaitu mereka berjongkok, kemudian menegakkan badan mereka, lalu mulai menendang kaki mereka lurus ke depan secara bergantian. Ketukan musik biasanya sangat cepat, sehingga para penari harus memiliki kaki yang kuat dan keseimbangan yang sempurna.
> Beberapa wilayah yang sekarang sudah menjadi bagian negara Rusia pernah ditaklukkan dan dihuni oleh bangsa Viking yang biasanya dikenal oleh dunia sebagai orang-orang Varangian, pada abad ke-9 sampai abad ke-11.

bahagia berada di antara anak-anak lainnya di gereja.

Setelah beberapa waktu, dia mulai melewatkan beberapa mata pelajaran sehingga dia bisa pergi ke gereja lebih awal pada hari Sabat. Sebulan berlalu, dan dia mengajak kakak perempuannya, Oksana, untuk pergi dengannya. Oksana, yang berusia 13 tahun setuju dan keduanya pergi bersama. Ibu mereka mengamati bahwa Yelena dan Oksana pergi ke gereja, dan dia juga mulai pergi bersama mereka.

Tetapi kemudian beberapa anak di gereja pindah bersama orang tua mereka. Anak-anak lain pun berhenti ke gereja. Maka bu berhenti pergi. Yelena juga berhenti pergi setiap Sabat.

Seorang anggota gereja memperhatikan ketidakhadiran Yelena dan memintanya untuk membantu mengurus perangkat suara gereja. Yelena setuju, dan sekarang dia harus pergi ke gereja setiap Sabat karena anggota-anggota gereja membutuhkannya. Ketika dia sudah rajin ke gereja, dia juga mulai rajin membaca Alkitab dan buku-buku karya Ellen White.

Dia sangat menyukai buku  "Kemenangan Akhir."

Ibunya melihat bahwa Yelena t senang mengikuti acara Sekolah  Sabat dan berteman baik dengan  orang-orang dewasa di gereja.

Dia mulai pergi ke gereja lagi.

Setelah upacara Perjamuan Suci pada suatu hari Sabat,bu menoleh ke Yelena dengan pertanyaan serius.

"Apakah kaungin dibaptis?" dia bertanya.

Yelena sudah memikirkan tentangtu, dan dengan segera dia mengatakan bahwa diangin memberikan hatinya kepada Yesus.

Yelena mengikuti kelas baptisan dan dia dibaptis. Air di kolam baptisan sangat dingin, tetapi sukacita yang hangat membanjiri dirinya ketika dia keluar dari air. Dia telah membuat keputusan yang terbaik dalam hidupnya. Dia telah memberikan hatinya kepada Yesus.

Yelena tidak pernah lagi pergi ke sekolah pada hari Sabtu. bu menulis surat permohonan kepada kepala sekolah, meminta agar Yelena diizinkan untuk tidak bersekolah pada hari Sabtu supaya dia bisa beribadah kepada Tuhan. Sekolah memberinyazin. Tetapi Yelena harus mengerjakan tugas-tugas untuk pelajaran hari Sabtu, dan dia berjuang untuk mendapatkan nilai yang baik.

Saatni, tugas sekolah di hari Sabtu tidak lagi menjadi masalah. Setelah tahun ajaran itu, Yelena mendapatkan informasi tentang
Sekolah Kristen Zaoksky, sebuah sekolah Advent berasrama yang terletak sekitar 600 mil (1.000 kilometer) jauhnya dari kota asalnya. Dia tidak mampu membayar uang sekolah, tetapi seorang anggota gereja menawarkan bantuan. Saat ini dia berusia 16 tahun dan berada di kelas sebelas.

"Luar biasa bisa belajar di sini," katanya. "Para guru baik, dan mereka membantu saya untuk belajar. Saya sangat senang bahwa kami tidak memiliki kelas pada hari Sabtu."

Persembahan Sabat Ketiga Belasa akan membantu Sekolah Kristen Zaoksky, untuk membangun gedung sekolah yang terletak di kampus Universitas Advent Zaoksky.

Sekolah berasrama ini meminjam ruang kelas dari universitas, dan persembahan Anda akan membantu anak-anak sekolah ini untuk belajar di ruang kelas mereka sendiri. Terima kasih telah merencanakan Persembahan Sabat Ketiga Belas dengan murah hati. Tolong doakan anak-anak yang sedang belajar di sekolah ini.

Oleh: Andrew McChesney

Komentar