Berita Mission 6 Februari 2021 - Kecelakaan yang Menghancurkan Hidup

 Kecelakaan yang Menghancurkan Hidup


Sebuah kecelakaan mobil menggagalkan liburan Olga dan Roman di Laut Hitam. Pasangan muda itu, yang baru menikah tiga tahun, sedang berkendara di antara kota-kota pesisir ketika Roman melewatkan sebuah belokan. Dia memperlambat kendaraannya dan berbalik arah di tengah jalan tersebut. Ketika ia berputar, sebuah mobil Mercedes berwarna putih datang meluncur dengan cepat di jalan raya dan menghantam sisi mobil Volkswagennya. Volkswagen terputar-putar seperti tiada akhirnya. Lambat laun mobil itu berhenti. Kaca-kaca jendela mobil hancur, dan pintu-pintunya macet. Olga dan Roman memanjat keluar dari jendela yang pecah. Mereka selamat tanpa ada goresan sedikit pun, tetapi mobil itu remuk berantakan.

Roman dan Olga memperhatikan mobil Mercedes itu juga hancur, namun pengemudinya baik-baik saja.

Polisi datang dan menganggap Romanlah yang harus bertanggung jawab atas kecelakaan itu. Roman menutup wajah dengan tangannya. "Kita akan menghabiskan beberapa tahun dari hidup kita hanya untuk membayar Mercedes" katanya.

Pada saat itu, Olga menyadari bahwa kecelakaan itu mengakibatkan biaya yang besar. Roman memiliki asuransi dengan anggaran minimal, dan itu tidak akan bisa menutupi biaya perbaikan mobil mahal. Olga menjauh dari mobil-mobil yang rusak itu dan berjalan menuju ke kebun anggur yang ada di sisi jalan. Dia bertelut, dia berdoa, "Tolong bantu kami Tuhan." Perlahan dia membuka matanya dan berdiri. Mobil-mobil yang rusak itu masih tetap ada di sana.


Pengemudi mobil Mercedes, Musa, berbicara dengan tegas kepada Roman. "Berikan semua dokumenmu," katanya. "Bayar dahulu perbaikan mobil ini, barulah aku akan mengembalikan dokumenmu."


Roman menyerahkan SIM-nya.


Setelah polisi menyelesaikan urusan administrasi mereka, seseorang datang menjemput Musa. Roman dan Olga tidak dapat lagi melanjutkan perjalanan mereka. Sementara menunggu truk derek, mereka ke kebun anggur untuk berbicara. Memang ada ketegangan dalam hubungan mereka dalam beberapa minggu terakhir, dan sekarang mereka mulai meluapkan emosi itu. Olga tersadar bahwa mereka hampir saja bercerai. Pasangan itu saling memaafkan satu sama lain dan meminta pengampunan kepada Tuhan.


Malam itu, Roman dan Olga tidur di tepi pantai. Pada pagi hari, Musa menelepon dan mengundang mereka untuk tinggal di rumahnya. Dia punya dua mobil, dan dia mau mengantar mereka berkeliling mengurus asuransi dan dokumen hukum lainnya sepanjang minggu itu. Dia terkejut mengetahui bahwa Roman dan Olga tidak makan daging. Dia semakin terkejut ketika mengetahui bahwa mereka juga tidak minum alkohol. "Kalian ini orang-orang aneh," katanya. "Siapa-

Tips Cerita

> Tonton Olga di YouTube: bit.ly/Olga-ESD.

>Unduh foto di Facebook (bit.ly/fb-mq).

>Unduh Pos Misi dan Pakta Singkat ESD di: bit.ly/2021-ESD

>Unduh foto-foto proyek Sabat Ketiga Belas: bit.ly/eud-2020-projects.

Fakta Singkat

>Penulis Rusia LeoToIstoy dan Fyodor Dostoyevsky dianggap oleh banyak kritikus sastra sebagai novelis terbaik sepanjang masa.

kah kalian?""Kami adalah anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh," kata Olga.

"Jangan bercanda," katanya. "Kalian adalah orang Advent kedua yang saya temui dalam hidup saya."

Ternyata Musa bukan seorang Kristen dan dia memiliki dua istri. Dia juga diliputi rasa bersalah. Dia mengatakan kepada mereka bahwa dia telah memaksa istri keduanya untuk melakukan aborsi tepat beberapa hari sebelum kecelakaan.

"Saya pikir kecelakaan itu adalah hukuman dari Tuhan "katanya.

Dia menyukai mobil Mercedes dan membelinya dengan pesanan khusus seminggu sebelum kecelakaan.

Roman dan Olga menelepon teman-teman mereka di Zaoksky, Rusia, meminjam uang untuk membayar mobil itu. Dalam tiga hari mereka telah mengumpulkan cukup uang, tetapi masih ada teman-teman mereka yang terus menelepon menawarkan lebih banyak uang dan bertanya apakah mereka dapat membantu dengan cara lain.

Musa mendengar panggilan telepon itu dan mulai menangis,

"Aku kaya," katanya. "Saya punya banyak koneksi. Saya telah membantu banyak orang menghasilkan banyak uang. Tetapi tak seorang pun teman saya yang menelepon untuk mengetahui apakah saya baik-baik saja setelah kecelakaan itu. Kamu miskin dan tidak punya apa-apa, tetapi teman-temanmu peduli padamu."

Di akhir pekan, mereka dapat melunasi perbaikan mobil mewah itu, dan Musa mengembalikan SIM milik Roman. Dia juga memberitahukan bahwa dia akan pergi ke kota lain selama beberapa hari—kota yang sama yang dikunjungi Roman dan Olga pada saat kecelakaan itu. "Apakah kalian ingin ikut bersamaku?" dia bertanya.

Roman dan Olga menghabiskan dua hari berikutnya tinggal di rumah paling mewah yang pernah mereka lihat. Setelah itu mereka naik kereta kembali ke Zaoksky.

Tahun berikutnya sangat sulit karena mereka harus melunasi

utang mereka, tetapi Olga berterima kasih kepada Tuhan atas kecelakaan itu. Kecelakaan itu telah menyelamatkan pernikahan mereka. Saat hatinya dipenuhi rasa terima kasih kepada Tuhan, tak disangka dia mendapat kenaikan gaji di tempat kerja dan Roman memperoleh pekerjaan baru dengan gaji yang lebih tinggi. Mereka akhirnya mampu membayar utang hanya dalam setahun.

"Kami tidak pernah menginginkan apapun," katanya." Tuhan telah menyediakan semua kebutuhan kita."

Olga termasuk dari murid-murid yang pertama bersekolah di Sekolah Kristen Zaoksky, yang tahun ajaran kelas satu pertamanya dimulai pada tahun.1993. Dia menyelesaikan sekolah dasar dan sekolah menengah di sana, kemudian menyelesaikan kuliahnya dari Universitas Advent Zaoksky, Bagian dari Persembahan Sabat Ketiga Belas triwulan ini akan membantu Sekolah Kristen Zaoksky agar dapat membangun gedung sekolahnya sendiri yang terletak di kampus Universitas Advent Zaoksky. Saat ini sekolah berasrama tersebut meminjam ruang kelas dari universitas, dan persembahan Anda akan membantu anak-anak sekolah belajar di ruang kelas mereka sendiri.

Oleh: Andrew McChesney

Komentar