Berita Mission 21 Maret 2020 - Allah di Dalam Penjara

Allah di Dalam Penjara

Saya adalah wanita introver yang berusia 20 tahun. Saya tinggal di Rumania dan saya suka membaca kesaksian-kesaksian pribadi.

Pertama kali saya bertemu  dengan pendeta Gereja Masehi  Advent Hari Ketujuh, beliau menanyakan kepada saya: "Buku apakah yang saya suka baca?"

Saya memberitahukan beliau judul buku yang terakhir saya baca, buku yang berisi kesaksian pribadi yang dituliskan oleh seorang Kristen.

Satu minggu berikutnya, pendeta membawa beberapa buku yang berisi kesaksian pribadi.

Satu hari nanti, saya ingin menuliskan kesaksian pribadi saya.

Andai kata saya menulis kesaksian pribadi, saya akan memulainya dengan kenangan masa kecil yang bahagia. Saya akan menggambarkan bagaimana saya tidak henti-hentinya mengganggu buyut saya dan membuat mereka kesal terhadap saya. Saat itu usia saya sekitar 4 atau 5 tahun dan sangat menyenangkan bagi saya saat mengganggu mereka.

Andaikan saya menulis kesaksian pribadi, saya juga akan bercerita tentang hari pertama saya bersekolah. Itulah hari yang bahagia. Nenek buyut mengantar saya ke sekolah dan membantu saya mengerjakan PR.

Mereka sangat menyayangi saya. Saya tinggal dengan mereka sampai akhirnya saya di penjara.

Jika saya menulis tentang kesaksian pribadi saya, saya pun akan menceritakan kenangan indah di penjara. Saya akan gambarkan orang-orang baik yang saya temui, seperti pendeta Advent yang selalu berkunjung seminggu sekali untuk mengajarkan saya dan beberapa napi muda lainnya tentang hidup dan Allah. Pendeta itu datang bersama tiga orang mahasiswa Advent dan mereka mempresentasikan kepada kami tentang pendidikan dalam bentuk PowerPoint. Saya keluar dari sekolah setelah kelas delapan, jadi semua yang mereka tunjukkan merupakan hal yang baru dan menarik bagi saya. Setelah presentasi itu, mereka menceritakan kisah-kisah dari Alkitab. Kami juga berdoa dan berdiskusi.

Seandainya saya menulis kesaksian pribadi saya, saya akan menuliskan tentang saat terburuk dalam hidup saya. Tepatnya sembilan tahun sejak penangkapan saya pada usia 17 tahun hingga kedatangan saya di penjara untuk menjalani hukuman selama 12 tahun. Saya sangat kesepian. Tidak seorang pun dari keluarga yang datang mengunjungi saya dan tidak ada yang mempekerjakan seorang pengacara untuk mewakili saya dalam persidangan.

Nenek buyut saya meninggal beberapa bulan setelah saya ditangkap dan kakek buyut saya sudah uzur dan sekarat. Selama berbulan-bulan menjalani masa tahanan praperadilan, saya tidak pernah mendengar kata-kata yang menyenangkan.

Namun, semua berubah saat saya masuk penjara. Bebera-
Fakta Singkat
>Kata Rumania berasal dari kata Latin Romanus yang berarti"war-ga negara Kekaisaran Roma."
> Kastil Peles di Sinaia merupakan kastil Eropa pertama yang dialiri listrik. Listrik tersebut diproduksi dari tumbuh-tumbuhan yang ada di kastil dan sistem pemanas sentral kastil yang dibangun pada tahun 1888 dan masih berfungsi dan berguna hingga saat ini.
> Angka 10, angka sempurna pertama kali diberikan dalam Olimpiade di Montreal, Kanada, pada tahun 1976 kepada pesenam dari Rumania, Nadia Comaneci, untuk penampilannya di atas papan bar yang bentuknya tidak rata.
> Gereja, berbahan kayu tertinggi di dunia dan konstruksi kayu kedua tertinggi di Eropa, ditemukan di Sapanta Peri, Maramures, Rumania bagian barat laut. Gereja itu tingginya 257 kaki (78 meter) dan di atasnya terdapat sebuah salib setinggi 23 kaki (7 meter) dengan berat 1.000 pon (454 kg).
Tips Cerita
> Mintalah seorang wanita muda untuk membagikan kesaksian pertama ini di acara Sekolah Sabat.
> Misi Advent tidak mengidentifikasi nama Elena dengan lengkap demi menjaga privasinya.

pa petugas penjara sangat baik khususnya petugas wanita yang ditugaskan untuk membangun kembali hidup saya. Saya juga menyukai program pelayanan di penjara oleh orang Advent. Selama program mingguan itu, saya bertemu dengan orang-orang yang luar biasa dan menjadi dekat dengan mereka. Sebelumnya saya berpikir kalau saya tidak akan pernah dekat dengan siapa pun.

Orang-orang Advent sangat santun dalam berbicara. Mereka mengajarkan saya untuk membuat hidup ini lebih berguna dan percaya kepada Tuhan. Ini yang penting bagi saya. Saya telah di penjara selama tiga tahun tujuh bulan dan saya dinyatakan layak untuk mendapat pembebasan bersyarat selama dua tahun. Saya harus menunjukkan bahwa saya bisa mandiri dan berguna bagi masyarakat

Apabila saya menulis tentang kesaksian pribadi, saya akan mengakui bahwa saya pernah mengalami kehidupan yang paling menyakitkan dalam 20 tahun ini. Sulit bagi saya untuk menceritakannya. Keluarga saya menghadapi kesulitan keuangan. Saat saya membutuhkan bantuan dari keluarga yang lain, tidak ada dari mereka yang membantu. Selain itu, banyak hal keke-
rasan terjadi dalam kehidupan saya. Sejujurnya, itulah yang membuat saya tidak dapat mengendalikan diri. Ini juga alasan mengapa saya tidak terbuka tentang kehidupan saya dan mungkin inilah juga alasan mengapa saya menjadi seorang yang introver.

Andai nenek buyut saya tidak meninggal, saya pasti tidak akan masuk penjara. Namun, keadaan semakin hari semakin memburuk sejak kepergiannya dan akhirnya saya harus menghilangkan nyawa seseorang.

Setelah saya bebas dari penjara, saya ingin memiliki keluarga sendiri. Saya ingin melakukan sesuatu yang berguna dalam hidup.

Saya hanyalah wanita introver yang berusia 20 tahun, wanita yang suka membaca buku-buku tentang kesaksian pribadi. Suatu hari nanti saya akan menulis tentang kesaksian pribadi saya.

Tiga tahun yang lalu, sebagian persembahan Sabat Ketiga Belas telah membantu program gereja untuk menjangkau orang muda di Rumania. Terima kasih atas persembahan Sabat Ketiga Belas yang telah Anda berikan.

Oleh: Andrew McChesney

Komentar