Berita Mission 8 Juni 2019 - Dua Doa Terjawab dengan Cepat


Gilberto tidak pernah tertarik untuk bergabung dengan gereja, dan dia tidak bisa mengerti mengapa dia tiba-tiba diliputi keinginan untuk membaca Alkitab.

Tidak dapat menahan diri, pensiunan manajer bank Brasil ini mulai belajar Alkitab sendiri.

Gilberto kagum dengan apa yang dia baca. Tetapi ada bagian-bagian Alkitab yang membingungkannya, dan dia dengan gelisah merenungkan maknanya. Dia berharap seseorang akan menjelaskan Alkitab kepadanya.

Pada malam tahun baru, ia memutuskan untuk melewatkan tradisi keluarga menonton kembang api dari jalan di Salvador, kota pantai dengan 3 juta orang di Brasil.

"Tontonlah kembang api tanpa saya," katanya kepada istri dan ketiga
anak remajanya. "Aku tidak akan pergi dengan kalian kali ini."

Gilberto punya rencana. Dia ingin berdoa.

Setelah keluarganya meninggalkan rumah, dia memohon kepada Tuhan untuk mengajarnya Alkitab dan untuk mengungkapkan gereja-Nya yang sejati.

"Tuhan menjawab doa itu lebih cepat daripada doa lain dalam hidup saya,"kata Gilberto kemudian.

Tanpa mengetahuinya, Gilberto telah berdoa pada hari Sabat hari ketujuh. 31 Desember jatuh pada hari Sabtu tahun itu. Keesokan harinya, 1 Januari, adalah hari Minggu.

Pada hari Senin, hari kerja pertama tahun itu, Gilberto menerima panggilan telepon dari bank tempat dia bekerja dulu. Direktur bank ingin dia datang untuk menandatangani kontrak baru pada beberapa investasi yang dia miliki.

Di bank, Gilberto melihat seorang mantan rekan kerja yang duduk di dekat meja direktur bank dan tiba-tiba ia ingat bahwa pria itu adalah seorang Kristen. Dia pergi ke pria itu, Alvaro, setelah menandatangani kontrak.
Tips Cerita
> Tonton video Gilberto di tautan: bit. ly/Gilberto-Silva > Temukan foto untuk kisah ini di tautan: bit.ly/fb-mq
Fakta Singkat
> Brasil adalah satu-satunya negara di Amerika Selatan yang berbahasa Portugis.

"Alvaro, apakah kamu tahu di mana saya bisa belajar Alkitab?" Gilberto bertanya. Dia dengan cepat menambahkan:"Tetapi jangan perkenalkan saya dengan seorang pendeta. Jangan mencoba untuk memengaruhi saya untuk masuk agama lain. Saya hanya ingin belajar Alkitab."

Alvaro adalah seorang anggota gereja Advent, tetapi Gilberto tidak mengetahuinya.

"Anda bisa belajar Alkitab di Cabula,"kata Alvaro, mengacu pada distrik kota di mana dia menghadiri gereja Advent.

"Itu sangat jauh,"kata Gilberto. "Lalulintasnya mengerikan."

Alvaro berpikir sejenak. "Aku hanya tahu tempat itu," katanya. "Orang-orang hanya belajar Alkitab di sana.

Itu bukan gereja."

Keesokan harinya, pada hari Selasa, Alvaro membawa Gilberto ke gereja rumah SharingJesus, tempat orang-orang bertemu dalam kelompok kecil untuk bernyanyi dan belajar Alkitab. Gilberto, bagaimana pun, merasa tidak nyaman pergi ke suatu tempat yang mana dia tidak kenal se-
orang pun, jadi dia meminta seorang teman keluarga, Regina, untuk ikut. Istrinya menolak untuk pergi.

Gilberto sangat tertarik dengan pelajaran Alkitab dan meminta Regina untuk bergabung dengannya pada pertemuan berikutnya.

"Baiklah, aku akan pergi bersamamu,"jawabnya. "Tetapi saya tidak akan bergabung dengan gereja itu."

Regina menemani Gilberto ke setiap pertemuan, dan dia sering mengenakan baju renang di dalam pakaiannya sehingga dia bisa berenang di pantai sesudahnya.

Gilberto dibaptis pada akhir tahun, pada 31 Desember 2006. Regina dibaptis tahun berikutnya.

"Tebak siapakah yang dibaptis bersamaku," kata Gilberto dengan mata berbinar-binar."Ibuku."

Sesaat sebelum pembaptisannya, ia mengumumkan berita itu kepada ibunya, yang tinggal di pedesaan Brasil bersama saudara perempuannya, Odete, seorang Advent.

"Ibu, saya akan dibaptis di gereja saudari saya," katanya.

Sepuluh menit setelah percakapan di telepon berakhir, ibu Gilberto menelepon kembali.

"Mengapakah kita tidak dibaptis bersama?" katanya.

"Apakah engkau siap untuk pembaptisan?" tanya Gilberto.

"Setiap hari, putri saya memberi saya pelajaran Alkitab," katanya."saya tidak bisa kehilangan kesempatan untuk masuk ke air bersama dengan engkau."

Dia dibaptis pada usia 84 tahun. Gilberto pada usia 56 tahun.
Saat ini, Gilberto berusia 68 tahun dan menjadi seorang rekan pemimpin gereja rumah Sharing Jesus.

Bagian dari persembahan Sabat Ketiga Belas triwulan ini akan membantu gereja rumah pindah dari tempat yang disewa ke gedung yang lebih besar, di mana itu juga akan menawarkan kelas memasak yang sehat dan seminar kesehatan.

Gilberto mengatakan bahwa dia kagum akan bagaimana Tuhan menjawab doa tahun barunya untuk memahami Alkitab dan mengenal gereja Tuhan yang benar dengan memimpin dia ke gereja rumah Advent hanya dalam tiga hari.

"Bagaimanakah saya bisa datang ke gereja ini?" katanya dalam sebuah
wawancara di gereja rumah. "Itu adalah karena kasih Tuhan. Tetapi yang mendorong saya untuk tinggal adalah saya menemukan lingkungan yang ramah dan penuh kasih."

Dia menambahkan:"Saya pikir gereja ini telah memecahkan prasangka banyak orang. Saya berasal dari dunia, dan kami telah membaptis orang-orang seperti saya—dokter, dokter gigi, dan pengacara—yang biasanya tidak mau pergi ke gereja. Kami menyambut orang-orang yang ingin pergi ke gereja dan, begitu mereka dibaptis, mereka hampir tidak pernah meninggalkan gereja."

Oleh: Andrew McChesney