Sekolah Sabat 27 April 2019-KATA-KATA BIJAKSANA UNTUK KELUARGA

KATA-KATA BIJAKSANA UNTUK KELUARGA


SABAT PETANG

Untuk Pelajaran Pekan Ini, Bacalah: Ams. 5:3-14; Mat. 19:5; 1 Kor. 7: 3, 4; Ams. 13: 22; 24: 26; 27:22; 23: 23; 32:20-32.

Ayat Hafalan: "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu"(Amsal 3:5, 6).

Apa pun fase kehidupan yang sedang kita jalani sekarang, kita semua tentu saja, bermula dari ayah dan ibu, tanpa melihat bagaimana jenis hubungan tersebut jika ada, yang kita mulaikan setelah kita lahir. Dengan kata lain, beberapa orang selain memiliki hubungan kakak beradik atau keluarga yang lain, mereka tidak pernah memiliki keluarga sendiri, selain orang yang membesarkan mereka.

Apa pun situasi kita, apa pun fase kehidupan kita, kitab Amsal berisi gabungan dari pengajaran, puisi, pertanyaan-pertanyaan, dan kata-kata bijak. Hubungan keluarga langsung menunjukkan, dan kata-kata bijak lainnya bisa diterapkan di rumah. Amsal sebenarnya, berperan sebagai dokumen keluarga di mana kunci kehidupan yang saleh diturunkan dari orang tua ke anak. Sama seperti orang tua menulis surat yang berisi nasihat untuk anak-anaknya yang akan pergi berkuliah, yang akan tinggal terpisah, atau menerima pekerjaan yang jauh dari rumah, kitab Amsal adalah dari ayah untuk anak mereka: “Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu” (Ams. 1: 8). Kitab Ulangan mengarahkan orang tua untuk membagikan kepercayaan mereka kepada generasi selanjutnya. Ini juga yang kitab Amsal lakukan. Ketika ayah kita memanggil, kita mendengar suara Bapa surgawi memanggil kita untuk belajar.

*Pelajari pelajaran pekan ini untuk persiapan Sabat, 4 Mei.