Berita Mission 13 Januari 2018-Celana Jins Biru#Halaman2


FaktaTerkini
>Christopher Columbus menemukan Puerto Riko pada tahun 1493, setahun setelah ia menemukan benua Amerika, ia menamakan wilayah ini San Juan Bautista dari nama Yohanes Pembaptis.
> Makanan di Puerto Riko pedas dan merupakan campuran dari kuliner Spanyol, Amerika, Inggris, dan Afrika.
> Meskipun Puerto Riko adalah wilayah Amerika Serikat, negara ini mengikuti olimpiade setiap tahun atas namanya sendiri dan telah mengumpulkan sembilan medali emas. Enam medali dari tinju, satu dari atletik, satu dari tenis, dan satu dari gulat.
> Jalanan di Puerto Riko tertutup bebatuan besar-besar berwarna biru.
> Puerto Riko merupakan habitat bagi penyu laut berpunggung kulit—reptil terbesar di dunia.




truk berusia 27 tahun yang suka merokok, minuman beralkohol, dan kecanduan kokain dan heroin. Adikku menyembah Setan,Iamengenakan jubah hitam dan mewarnai bibir, kuku jari, dan matanya dengan warna hitam,Iamemiliki 32 lubang tindik di wajahnya,Iamengecat dinding dan langit-langit kamar tidurnya dengan warna hitam dan mendengarkan musik metal sebelum tidur.



Ayah saya mencoba memberi kami pelajaran Alkitab, namun kami tidak tertarik. Beliau semakin frustrasi saat kami menolak mentah-mentah usahanya untuk memperkenalkan Yesus,Ialalu mengganti cara pendekatannya, setelah membaca Yesaya 49:25, Allah berfirman: "Aku sendiri akan melawan orang yang melawan engkau dan Aku sendiri akan menyelamatkan anak-anakmu." Ayah saya menyerahkan anak-anaknya ke dalam tangan Tuhan. Saya tidak mengenal Tuhan, dan saya tidak tahu bahwa ayah saya berdoa untuk saya. Tetapi sebuah peristiwa aneh terjadi tak lama setelah itu.

Pada suatu hari Jumat, saya bersama teman-teman menghabiskan akhir pekan dengan pergi dari klub ke klub, berpesta, seperti yang kami lakukan setiap akhir pekan. Ketika pulang ke rumah pada hari Senin, saya tiba-tiba merasa muak terhadap pola hidup saya, dan merindukan kehidupan yang lebih baik. Saya berdoa pada pukul 11 pagi itu: "Tuhan, Engkau harus melakukan sesuatu dalam hidupku karena aku akan mati di jalanan Puerto Riko atau akan tertular penyakit dari salah satu gadis-gadis itu."

Saya tidak tahu apa yang dilakukan oleh Yesus di dalam diri saya, tetapi pada keesokan paginya saya merasa berbeda. Saya kehilangan semua hasrat akan tembakau, alkohol, dan obat-obatan. Saya hanya ingin melayani Kristus. Saya tak pernah menggunakan bahan-bahan itu lagi.

Sepuluh tahun kemudian, saya telah menjadi seorang pendeta Advent berusia 39 tahun di Puerto Rico. Saya menikah dengan seorang wanita Advent yang mengagumkan, dan memiliki lima orang anak, Adikku melayani Tuhan di sebuah gereja Advent di Boston, Amerika Serikat, dan saya mendapat kesempatan istimewa untuk membaptis ibu saya lima tahun yang lalu.

Ayah saya sudah menikah lagi, dan tetap menjadi orang Advent yang setia di Puerto Riko. Dulu sekali, kami biasa bercanda bahwa saya dan ayah saya akan pergi ke klub dan minum bersama saat saya sudah dewasa. Tetapi sekarang kami pergi bersama-sama ke gereja.

Jika Yesus dapat melakukan hal ini untuk kami, Dia dapat melakukannya untuk setiap orang.








Kermyt Torres Castellano telah melayani sebagai pendeta selama tujuh tahun dan sekarang sedang melanjutkan studi S2 di Antillean Adventist Universitydi Mayaguez, Puerto Riko. Sebagian dari Persembahan Sabat Ketiga Belas ini akan membantu universitas membangun sebuah pusat pengaruh dan pusat penginjilan untuk menjangkau komunitas lokal.

Ke Halaman 1

Ke Halaman 2

Komentar