Berita Mission 23 Desember 2017-Memperkarakan Tuhan #halaman2


Membuktikan Kesalahan Alexander

Pada suatu hari Jumat petang saya sangat sebal melihat Alexander mempersiapkan datangnya hari Sabat. Saya tidak mengerti mengapa Alexander, seorang tukang las yang sederhana, mengetahui begitu banyak tentang Alkitab. Dan saya memutuskan untuk mempelajari Alkitab sendiri dan membuktikan bahwa ia salah. Saya menggunakan pengetahuan hukum yang saya miliki dan mengumpulkan bukti-bukti untuk membangun sebuah perkara.

Saya menulis 100 pertanyaan yang saya dapat pikirkan, di antaranya:

* Mengapakah Sabtu dan bukan Minggu?

* Mengapakah tidak boleh makan babi?

* Apakah nubuatan dari Daniel 2?

Hati yang Diubahkan

Saat membaca Alkitab, saya menemukan jawaban-jawaban dari setiap pertanyaan itu. Mata saya terbuka, dan saya melihat bahwa gereja masa kecil saya sangat jauh dari kebenaran. Saya menyadari bahwa saya perlu mengaku salah dan mulai menaati Tuhan, dan mulai memelihara hari Sabat.

Alexander terkejut ketika saya katakan bahwa saya mau pergi ke gereja bersamanya. Saya dibaptis setahun kemudian.

Keluarga saya di kampung halaman tidak senang mendengar saya telah bergabung dengan gereja
Pos Misi
> Sembilan puluh persen dari populasi Mofdova yang berjumlah 3,5 juta jiwa adalah orang Kristen Ortodoks.
> Gereja Advent di Moldova memiliki 9.000 anggota, atau satu orang Advent untuk setiap 388 orang penduduk. Rasio ini merupakan yang tertinggi di Divisi Euro Asia.
> Sementara Moldova memiliki 238 gereja dan kumpulan orang percaya, hanya terdapat satu sekolah Advent di seluruh negeri. Sekolah ini terletak di sebuah kampung yang berjarak 80 kilometer dari ibukota.

lain. Teman-teman saya di Irlandia mengatakan saya telah gila. Tetapi tak ada yang dapat menghentikan saya. Bagi saya, yang terpenting dalam hidup ini adalah berlindung kepada Yesus dan berjalan bersama-Nya.


Mendorong Saya untuk Jujur 


Alexander mulai menyinggung tentang paspor Polandia yang saya beli di pasar gelap, yang membuat saya bisa tinggal di Irlandia. Saya mulai memiliki keyakinan bahwa saya harus mematuhi hukum Tuhan dan hukum manusia. Maka saya pun merobek-robek paspor itu dan membuangnya. Yang tersisa pada saya hanyalah paspor Moldova, yang tidak berlaku untuk tinggal di Irlandia. Saat Ini petugas polisi







Komentar