Berita Misi GMAHK 11 November 2017-Tidak Ada Kelas pada Hari Sabtu#halaman1


Tidak Ada Kelas pada Hari Sabtu

Ibu saya, seorang angggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, mengajari saya tentang Tuhan ketika saya masih remaja, tapi ayah melarang saya pergi ke gereja, Ia berkata bahwa saya dapat melakukan apa yang saya mau setelah berusia 18 tahun. Tapi sebelum itu, katanya, saya harus mematuhinya.

Setelah mencapai usia 18 tahun, saya pergi dari rumah untuk belajar arsitektur di sebuah universitas di Kota Rostov-on-Don di Rusia bagian selatan. Hal pertama yang saya lakukan setelah membongkar koper adalah mencari gereja Advent terdekat Kemudian saya mulai belajar  Alkitab dengan tekun dan memelihara hari Sabat.

Masalah Sabat

Advertisements




Segera saya menghadapi masalah di universitas. Guru-guru mulai mengirimi saya surat. Setiap kali saya tidak masuk kelas pada hari Sabtu, saya menerima sepucuk surat. Karena saya tidak menghadiri semua kelas di hari Sabtu, saya menerima banyak surat. Dan seorang siswa yang menerima terlalu banyak surat akan dikeluarkan.

Ayah saya marah ketika tahu bahwa saya memilih pergi ke gereja dan bukannya hadir di kelas. Beliau memarahi saya lama sekali melalui telepon. Beliau menuduh saya telah terlibat dalam sebuah aliran sesat. Saya tahu bahwa beliau berharap agar saya melupakan Tuhan ketika berusia 18 tahun. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya mengasihinya. tapi saya lebih mengasihi Tuhan dan mau menaati-Nya.

Sebaliknya, ibu saya senang mengetahui bahwa saya mendahulukan Tuhan, Beliau membacakan Yesaya 41:10 untuk saya, yang bunyinya: 'Janganlah takut sebab



Komentar