
Selama 40 tahun saya menenggelamkan diri dalam minuman keras. Saya tidak tahu mengapa memulainya, tapi saya merasa putus asa karena tidak bisa berhenti. Saya berpikir bahwa saya tidak akan pernah bisa pulih.
Istri saya adalah seorang Kristen. Ia berdoa untuk saya selama bertahun-tahun sebelum ia meninggal, Ia mengatakan pada saya bahwa Yesus mengasihi saya dan memiliki sesuatu yang lebih baik untuk saya, tapi saya memegang lebih erat botol minuman dan mendorong istri saya dan Kristus jauh-jauh.
Suatu malam, ketika segalanya menjadi sangat gelap, saya bertelut di samping tempat tidur dan berdoa, “Yesus," saya menjerit dengan air mata mengalir di wajah saya: "Saya tidak pantas mendapat

Pos Misi
>Ini adalah pertama kalinya Gabon menjadi penerima Persembahan Sabat Ketigabelas. > Gabon adalah bagian dari Divisi Afrika Tengah-Barat, yang meliputi negara Benin, Burkina Faso, Cabo Verde, Cameroon, Republik Afrika Tengah, Chad, Congo, Cote d'lvoire, Equato- rial Guinea, Gambia; Ghana, Guinea, Guinea-Bissau, Libe- ria, Mali, Mauritania, Niger, Nigeria, Senegal, Sierra Leone, dan Togo.
Bekerjalah untuk Yesus!" Apakah yang dapat saya lakukan? Saya terheran-heran. Saya sudah tua dan tidak punya banyak kekuatan. Saya menunggu petunjuk, tapi suara itu tak berbicara lagi.
Penjaga Gereja
Beberapa hari kemudian sebuah gagasan muncul. Setelah mempersiapkan beberapa peralatan, saya pergi ke gereja pada Jumat sore dan mulai membersihkannya. Saya mencuci jendela, mengepel lantai, dan mengelap bangku-bangku gereja. Kemudian saya menaruh buku nyanyian di tiap-tiap bangku. Ketika orang datang untuk beribadah, saya menyalami mereka dengan hangat. Mereka nampaknya menyukai kondisi gereja yang nampak bersih dan bertanya sejak

dan sekarang saya melakukan apa yang saya bisa untuk berbagi kepada sesama tentang kasih yang telah menyelamatkan saya. Saya khususnya mencari mereka yang kecanduan alkohol dan merasa putus asa. Saya bercerita kepada mereka bahwa Tuhan memiliki sebuah rencana untuk membawa terang bagi kegelapan mereka dan jika mereka mendengarkan firman-Nya, Dia akan melakukan sesuatu yang indah bagi mereka. Saya belum pernah mendapat berkat untuk membawa seseorang kepada Yesus, tetapi saya akan terus berusaha sampai saatnya saya mati.
Jika Anda pernah merasa sudah sangat terlambat untuk mengubah hidup Anda dan melakukan sesuatu untuk Yesus, kuatkanlah hatimu. Saya berusia 83 tahun saat pertama mencuci jendela gereja. Dia dapat menciptakan sesuatu yang indah dalam hidup Anda. Tidak ada hal yang terlalu terlambat, terlalu sulit, atau terlalu tanpa harapan bagi Yesus untuk membawa Anda pulang.
Triwulan ini, Persembahan Sabat Ketigabelas akan membantu pembangunan SMP di Gabon. Banyak orang muda di negara saya yang kecanduan alkohol dan obat terlarang. Memberilah dengan murah hati supaya mereka juga dapat menemukan kebebasan dan sukacita di dalam Yesus.