4 Nasihat Ikut Pelayanan




1. Keberhasilan Pelayanan Bukan Terletak Pada Jumlah. 
Nyatanya, banyak pelayan Tuhan sering tergoda buat mengukur apakah pelayanan mereka berhasil atau enggak hanya dengan berdasarkan jumlah. Kalo kita ditugasin melayani di ibadah yang jemaatnya lebih banyak, kita menganggap pelayanan kita meningkat. Kalo saat kita ngadain acara jumlah jiwa baru yang datang sekian, maka itulah tanda keberhasilan kita. Ini wajar, tapi faktanya kualitas sebenarnya lebih penting dari sekadar kuantitas. Coba liat yang dilakukan Papi-J di Yohanes 6:60-67.

2. Ngga Usah Membanding-Bandingkan. 
Ingat teguran Paulus kepada jemaat Korintus yang suka ngebanding-bandingin pelayanan si ini dan si itu? (1 Kor. 3). Hal terbaik yang bisa kamu lakukan saat melayani untuk mengembangkan Kerajaan Allah adalah dengan jadi diri sendiri.

3. Jangan Pilih Cara Mudah.
Kalo pelayanan itu hal yang gampang, enteng, dan enak, banyak orang akan dengan senang hati berebut melakukannya. Nyatanya enggak. Karena itu, jangan juga kita jadi pelayan Tuhan yang cuma mau cara mudah doank. Saat ada halangan, kita ogah, saat dikritik, kita mundur, dll. Beranilah pilih cara yang meski sulit tapi benar, bahkan meski itu ngga populer sekalipun.

4. Diremehkan Itu Biasa. 
Ngga cuma karena kamu muda, tapi nyatanya banyak orang suka meremehkan pelayan Tuhan. Dituduh cuma hidup di awang-awang, ngga ngerti keadaan real, jual mimpi cuma pinter ngomong, sampe meragukan kemampuanmu, adalah beberapa yang akan sering kamu dapatkan. Kadang, beberapa orang baru akan percaya setelah kamu terlibat selama sekian lama, tapi sebagian lain ngga pernah percaya. But, it's OK dan jangan biarkan Hal seperti itu bikin kamu surut apalagi menyerah! Tuhanlah yang memperhitungkan upahmu.